
Darussalam, 01 Oktober 2026 – Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan Penyamaan Persepsi Reviewer Desk Evaluation Audit Mutu Internal (AMI) Siklus 18 Tahun 2026, Kamis (1/10/2026), bertempat di Ruang Rapat LPPM USK. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan pemahaman reviewer dalam pelaksanaan Desk Evaluation AMI.
Kegiatan dibuka oleh Dr. Nurlali, S.Pd., M.Pd., Kepala Pusat Audit dan Penjaminan Mutu SPM USK. Dalam pembukaan, disampaikan pentingnya penyamaan persepsi sebagai instrumen untuk menjaga objektivitas, konsistensi, dan keseragaman dalam proses penilaian dokumen pada pelaksanaan AMI. Reviewer diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap kriteria, indikator, bukti dukung, serta mekanisme penilaian sehingga hasil evaluasi dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai tingkat pemenuhan standar mutu di unit kerja.
Materi kegiatan disampaikan oleh Dr. Nurlali, S.Pd., M.Pd., Dr. Rahmaddiansyah, S.Si., M.Sc., dan Dr. drh. Etriwati, M.Si. Pembahasan diarahkan pada aspek teknis Desk Evaluation, termasuk pemahaman terhadap instrumen AMI, telaah dokumen dan bukti dukung, identifikasi kesesuaian dengan standar, serta prinsip penilaian yang berbasis bukti. Penyamaan pemahaman tersebut diharapkan dapat memperkuat integritas proses evaluasi dan menghasilkan penilaian yang lebih objektif serta dapat dipertanggungjawabkan.
Pelaksanaan Desk Evaluation merupakan salah satu tahapan dalam siklus AMI yang memiliki peran strategis dalam memperoleh informasi awal mengenai tingkat pemenuhan standar mutu oleh unit yang diaudit. Melalui proses telaah dokumen yang sistematis, reviewer dapat mengidentifikasi kekuatan, ketidaksesuaian, maupun aspek yang masih memerlukan penguatan sebelum tahapan audit berikutnya dilaksanakan.
Kegiatan ini diikuti oleh para reviewer internal di lingkungan USK sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan AMI Siklus 18 Tahun 2026. SPM USK terus mendorong pelaksanaan AMI sebagai mekanisme evaluasi dan peningkatan mutu yang dilaksanakan secara sistematis, objektif, berbasis bukti, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
Dengan adanya penyamaan persepsi ini, pelaksanaan Desk Evaluation diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan konsisten, sekaligus memperkuat kontribusi AMI dalam mendukung budaya mutu dan peningkatan kinerja akademik di lingkungan Universitas Syiah Kuala. (Noe-)
Comments are closed