Aceh Besar, 10 September 2026 – Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan Rapat Kerja Tahun 2026 pada Rabu (9/9/2026) di Ruang Rapat Indra Patra – The Pade Hotel. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi capaian program tahun 2026 sekaligus penyusunan arah dan program kerja SPM USK tahun 2027. Rapat kerja membahas capaian masing-masing pusat, kendala pelaksanaan program, serta langkah tindak lanjut untuk memastikan program penjaminan mutu berjalan lebih terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Sejumlah program menunjukkan capaian positif. Pada bidang sertifikasi dan evaluasi kinerja dosen, PEKERTI USK terlaksana dalam dua batch dengan 110 peserta, sementara PEKERTI Mandiri diikuti 134 peserta. Pendampingan pengusulan sertifikasi dosen juga telah diberikan kepada 96 dosen dan layanan SISTER mencapai 100 persen.

Di bidang data dan informasi, Survei Evaluasi Proses Belajar Mengajar (EPBM) semester ganjil mencapai 100 persen. Sementara survei kepuasan pengguna bagi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan masing-masing mencapai 80 persen.

Dari sisi capaian akreditasi, data kinerja menunjukkan bahwa pada Triwulan IV 2025 terdapat 17 dari 76 program studi S1 dan Diploma yang telah memiliki akreditasi internasional, sedangkan 76 dari 159 program studi USK telah memperoleh status akreditasi Unggul. Pada Triwulan II 2026, jumlah program studi terakreditasi Unggul meningkat menjadi 83 dari 165 program studi. Meski demikian, rapat kerja mencatat masih terdapat sejumlah program yang memerlukan percepatan, khususnya pengembangan aplikasi akreditasi dan survei terintegrasi, pelatihan Applied Approach (AA), pengembangan kurikulum, serta standardisasi laboratorium.

Untuk tahun 2027, SPM USK akan memprioritaskan penguatan integrasi sistem informasi audit mutu internal (AMI Online) dengan SIMJAMU, pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) tingkat universitas, penataan dokumentasi audit, peningkatan kompetensi anggota pusat, serta penyempurnaan indikator dan target kinerja.

Pengembangan program 2027 juga diarahkan pada penguatan PEKERTI dan AA, pendampingan sertifikasi dosen, pengembangan survei dan tracer study, pengembangan sistem informasi akreditasi, serta penguatan sistem pemantauan dan standardisasi laboratorium.

Melalui evaluasi dan perencanaan tersebut, SPM USK berkomitmen memperkuat penjaminan mutu berbasis data dan kinerja untuk mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Universitas Syiah Kuala. (Noe-)

Categories:

Tags:

Comments are closed